Cerita Sex Boss Cantik Dan Sombong Bisa Sange Juga

Posted on
Pokervaganza

Cerita Sex Boss Cantik Dan Sombong Bisa Sange Juga – Selama dua tahun, saya bekerja di sebuah perusajaan ini dan aku sangat bersyukur karena prestasiku yang bisa di bilang hebat dan aku sudah berumur25 tahun. Atasanku adalah seorang wanita yang cantik yang berusia 42 tahun. walaupun cantik, tapi banyak karyawan yang tidak disukai karena selain keras, sombong dan suka cuek.

Namun sebagai bawahannya langsung memahami beban posisi yang harus dipikulnya sebagai pemimpin perusahaan. kalau karyawan lain ketakutan dipanggil menghadap sama Bu Melly, saya malah selalu berharap dipanggil. Bahkan sering aku mencari-cari alasan untuk menghadap keruangan pribadinya.

Agen878

Sebagai mantan pragawati tubuh Bu Melly pekerjaan bagus diusia kepala empat ini. Wajahnya yang cantik tanpa ada garis-garis ketuaan menjAdikannya tak kalah dengan anak muda. Saking keseringan aku mengahadap keruangannya, aku mulai menangkap ada nada-nada persahabatan terlontar dari mulut dan gerak-geriknya.

Tak jarang aku baru masuk ruangannya Bu Melly langsung memuji penampilanku. Saya juga bangga mulai menarik perhatian. Mudah-mudahan bisa berpengaruh di gaji hahaha nyari muka nih.

Sampai suatu ketika, lagi-lagi ketika aku dipanggil mengahadap, raut muka Bu Melly tegang dan kusut. Aku memberanikan diri untuk peduli,
“Ibu kok hari ini terlihat kusut? ada masalah?”, sapaku sembari menuju kursi didepan mejanya.

“Ia nih Ndy, aku lagi stres,udah urusan kantor banyak, dirumah mesti berantem sama kusut deh”, ramah ramah, sudut pandang tersenyum.
“Justru aku manggil kamu karena aku lagi kesel. Kenapa kalau lagi kesel trus ngeliat kamu jadi tenang”, tambahan di dalam.

Aku terhenyak diam, Masak sih Bu Melly bilang begitu? Batinku.
“Andy,ditanya kok malah bengong”, Bu Melly menyenggol lenganku.
“Eeehh nggak,abisnya kaget sama omongan Ibu kayak tadi. Aku kaget dibilang bisa nenangin seorang wanita cantik”, balasku gagap.
“Ndy nanti temenin aku makan siang di Hotel (***) ya.. Kita bicarain soal promosi kamu. Tapi kita jangan pergi bareng ,nggak enak sama teman kantor. kamu duluan aja, kita ketemu disana”, kata Bu Melly.

Aku semakin tergagap, tidak menyangka akan diajak seperti ini.
“Baik Bu”, jawabku sambil keluar dari ruangannya.

Setelah mendapatkan file-file, pas jam makan siang aku langsung menuju hotel tempat janji makan siang. Dalam mobilku aku coba menyimpulkan promosi jabatan apa yang akan Bu Melly berikan. Seneng sih, tapi juga penuh tanda tanya.

Kenapa harus makan siang di hotel? Terbersit dipikiranku, mungkin Bu Melly butuh teman makan, teman bicara atau mudah-mudah teman tidur.. upss mana mungkin Bu Melly mau tidur dengan aku. Dia itu kan kelas atas sementara aku karyawan biasa. Aku kesampingkan pikiran kotor.

Film-Bokeb

Sekitar setengah jam aku menungu di lobi hotel tiba-tiba seorang pelayan menghampiriku. Setelah memastikan namaku dia mempersilahkanku menuju kamar 809, katanya Bu Melly menunggu di kamar itu. Aku menurut aja melangkah ke lift yang membawaku ke kamar itu. Ketika kutekan bel dengan perasaan berkecamuk penuh tanda tanya berdebar menunggu sampai pintu dibuka dan Bu Melly tersenyum manis dari pintu.

“Maaf ya Ndy aku berobah pikiran dengan mengajakmu makan di kamar. Mari.. kita ngobrol-ngobrol kamu mau pesen makanan apa?”, kata Bu Melly sambil menarik tangan membawaku ke kursi. Aku masih perlu.

“Tidak usah usah begitu dong”, ujar Bu Melly melihat tingkahku.
“Aku sebenarnya tidak percaya dengan semua ini .aku nggak nyangka bisa makan siang sana Ibu seperti ini. Siapa sih yang diundang diundang makan oleh wanita secantik Ibu?”, ditengah kegugupanku aku masih sempat menyempilkan jurus-jurus rayan. Aku tau pasti pujian kecil bisa membangkitkan kebanggan.

“Ahh kamu Ndy bisa aja,emangnya aku masih cantik”, jawab Bu Melly dengan pipi memerah. Ihh bertahanlah anak ABG yang lagi diterima.
“Iya Bu, sejujurnya aku bisa dekat dan dekat dengan Ibu alasan masuk keruangan Ibu”, kataku polos.
“Aku sudah menduga semua itu soalnya aku perhatikan kamu sering nyari-nyari alasan menghadap aku. Aku tau itu. Bahkan kamu sering melihat-lihat pengamatan kan?”, ditembak seperti itu aku jadi malu juga.

Memang aku sering membocorkan Bu Melly disetiap kesempatan, apalagi kalau sedang rapat kantor. perilakuku itu diperhatikannya.

Kami berpandangan lama. Lama kami menangani, aku di tempat sedangkan Bu Melly dibibir tempat tidur. Dari wajahnya jika wanita ini sedang kesepian, raut mukanya menandakan kegairahan.

Perlahan dia berdiri dan menghampiriku. Masih tetap berpandangan, wajahnya semakin dekat.. dekat.. aku diam aja dan hup.bibirnya menyentuh bibirku. Kutepis rasa dan segera membalas ciumannya. Bu Melly Menarik perhatian dan menyeka lipstik merahnya dengan tisu. Lalu tanpa dikomando lagi kami sudah berpagutan.

“Pesen makannya nanti aja ya Ndy”, katanya disela ciuman yang semakin panas.

Wanita cantik betinggi 165 ini duduk dipangkuanku. Sedikit aku tersadar dan bangga karena wanita ini seorang boss ku, duduk dipangkuanku. Tangan kirinya dilelehkan memegangherku sementara tangan kana didukung. Ciumannya semakin dalam, aku lantas mengeluarkan jurus-jurus ciuman yang kutau selamat ini. Kupilin dan kuhisap lidahnya dengan lidahku. ciumanku menggerayangkan leher dan belakang telinganya. Bu Melly melolong kegelian.

“Ndy kamu hebat banget ciumannya, aku nggak pernah dicium seperti ini sama suamiku, bahkan akhir-akhir ini dia cuek dan nggak mau menyentuhku”, cerocos Bu melly curhat.
Aku berpikir, bego banget suaminya tidak menyentuh wanita secantik Bu Melly. Tapi mungkin itulah kehidupan suami istri yang lama-lama bosan, pikirku.

Bu Melly menarik tangaku. Kutau itu mengajak pindah ke tempat tidur. Namun aku mencegahnya dengan memeluknya saat berdiri. Kucium lagi berulang-ulang, tangaku mulai aktif meraba buah pengganti. Bu melly menggelinjang panas. Blasernya kulempar ke kursi, kemeja putihnya kubuka perlahan lalu celana panjangnya kuloloskan.

Bu Melly hanya terdiam mengikuti sensasi yang kuberikan. Wow, aku tersedak melihat pemandangan di depanku. Kulitnya putih bersih, pantatnya berisi, bodynya kencang dan ramping. Celana dalam merah jambu sepadan dengan BH yang menutupi setangkup buah dada yang walaupun tidak besar tapi sangat menggairahkan.

“Ibu bener-bener wanita tercantik yang pernah terlihat”, gumamku.

Bu melly kemudian mengikuti aksiku tadi dengan mulai mencopot pakaian yang kukenakan. Namun dia lebih garang lagi karena pakaianku tanpa bersisa, polos. Mr. Happy yang sedari tadi tegang kini seolah menunjukkan kehebatannya dengan berdiri tegak menantang Bu Melly.

“Kamu ganteng Ndy”, katanya seraya tanganya meraup ciumanku dan ahh bibir mungilnya sudah mengulum.
Oh nikmatnya. Sentuhan bibir dan sapuan lidahnya diujung Mr.Happy ku bener-bener bikin sensasi naik nafsu.

Aku tidak tahan untuk berdiam diri menerima sensasi saja. Kudorong tubuhnya keranjang, kuloloskan celana dalam dan BH-nya. Sambil tetap menikmati jilatan Bu Melly, aku meraih dua bukit kembar milikmu dan kuremas-remas. Tanganku, keselangkangannya. Jari tengahku menyentuh itilnya dan mulai mengelus, basah. Bu Melly terhentak. ingin jari kumasukkan ke dalam vaginanya. Berusaha membuat sensasi dengan menyentuh G-spot-nya.

Atas inisiatifku kami bertukar tempat, gaya 69. Jilatan lidahnya semakinnal dengan menulur hingga ke pangkal artisku. Dua buah bijiku diseruputnya Bener-bener enak. Gantian aku kenikmatannya buat Bu Melly, kusibakkan rambut-rambut halus yang tertata rapi dan kusentuh labia mayoranya dengan ujung lidah. Dia menggeliat. Tanpa kuberi kesempatan untuk berpikir, kujilati semua susdut vaginanya, itilnya kugigit-gigit.

Bu melly menggelinjang tajam dan, “Ndy aku keluar lo.. nggak tahan”, katanya disela rintihan.
Tubuhnya menegang dan tiba-tiba lemas, Bu Melly orgasme.

Aku bangga juga bisa membuat wanita cantik ini puas hanya dalam lima menit jilatan.
“Enak Ndy, aku bener-bener nafsu sama kamu. Dan ternyata kamu pintar muasin aku,makasih ya Ndy”, ujarnya.
“Jangan terima kasih dulu Bu, soalnya ini belum apa-apa, nanti Andy kasi yang lebih dahsyat”, sahutku.

Kulihat matanya berbinar-binar.
“Bener ya Ndy, puasin aku, sudah setahun aku merasakan orgasme, suamiku sudah bosan kali sama aku”, bisiknya agak merintih pelan.

Hanya bekerja liam menit kugiring tubuh Bu melly duduk di atas pinggulku. Mr.Happy kumasukkan ke dalam vaginanya dan bless,lancar karena sudah basah. Tanpa dikomando Bu Melly sudah bergerak naik turun.

Posisi ini membuat ku bernafsu karena aku bisa membocorkan tubuh indah putih mulus dengan wajah yang cantik, sepuasnya. Lama kami bereksplorasi saling mengembangkan. kadang aku mengambil posisi duduk dengan tetap Bu melly dipangkuanku. Kupeluk tubuhnya kucium itu.

“Ahh enak sekali Ndy”, ntah sudah berapa kali kata-kata ini diucapkannya.

Mr.Happyku yang belum terpuaskan semakin bergejolak disasarannya. Aku mengubah posisi dengan membaringkan tubuh Bu Melly dan aku berada di atas tubuh mulus. Sambil mencium bibir indahnya, kumasukkan Mr.Happy ke vaginanya. Pinggulku kuenjot naik turun. Kulihat Bu Melly merem-melek menahan kenikmatannya.

Pinggulnya juga mulai bereaksi dengan bergoyang melawan irama yang kuberikan. Lama kami dalam posisi itu dengan berbagai variasi, kadang kedua hanya kakinya kuangkat tinggi, kadang satu kaki yang kuangkat. kusampirkan merendahkan ke pundakku. Bu Melly hanya menurut dan menikmati apa yang kuberikan. mulutnya mendesis-desis menahan nikmat.

Tiba-tiba Bu melly mengerang panjang dan “Ndy, aku mau keluar lagi, aku bener-bener nggak tahan”, katanya berteriak.
“Aku juga mau nih.. bareng yuk”, keluar ajakku.

Dan beberapa detik kemudian kami berdua melolong panjang “Ahh..”.
Kurasakan spermaku menyemprot dalam sekali dan Bu Melly tersentak menerima muntahan lahar panas Mr. Happyku. Kami sama sama terkulai.

“Kamu hebat Ndy, bisa bikin aku orgasme dua kali dalam waktu dekat”, katanya disela nafas yang tersengal.
Aku cuma bisa tersenyum bangga.
“Bu Melly nggak salah milih orang, aku hebat kan?” kataku berbangga yang dijawab dengan ciuman mesra.

Setelah mengaso Kemana Bu Melly kemudian menuju kamar mandi dan membasuh tubuhnya dengan shower. Dari luar kamar mandi yang pintunya tidak tertutup aku menadang tubuh semampai Bu melly. Tubuh indah seperti Bu Melly memang sangat aku idamkan. Aku yang punya kecenderungan seksual benar-benar menemukan jawaban dengan Bu Melly. Bosku ini bener-bener cantik, maklum mantan peragawati. Tubuhnya terawat tanpa cela. Saya sangat beruntung bisa menikmatinya, batinku.

Mr.Happyku tanpa dikomando kembali menegang melihat pemandangan indah itu. Perlahan aku bangun dari ranjang dan melangkah ke kamar mandi. Bu melly yang lagi menikmati siraman air dari mandi kaget ketika kupeluk. Kami berpelukan dan berciuman lagi. Kuangkat pantatnya dan kududukkan di meja toilet. Kedua kaki kuangkat setengah berjongkok lalu kembali kujilati vaginanya.

Baca Juga :  Cerita Dewasa Bundaku Konspirasi Buah Anakku

Bu melly kembali melolong. Ada sekitar lima menit keberi dia kenikmatan sapuan lidahku lantas kuganti jilatanku dengan memasukkan Mr. Happyku. Posisiku berdiri sedangkan Bu Melly tetap setengah berjongkok di atas meja. Kugenjot pantatku dengan irama yang pasti. Dengan posisi begini kami berdua bisa melihat jelas aktifitas keluarmasuknya Mr.Happy dalam vagina, dua-duanya memerah tanda nikmat.

Setelah puas dengan posisi itu kutuntun Bu Melly turun dan kubalikkan badannya. Tangannya menumpu di meja sambil menunggu mati. Posisi doggie style ini sangat kusukai karena dengan posisi ini aku merasa kalau vagina bisa menjepit punyaku dengan mantap. Ketika kujebloskan si Mr.Happy, upps Bu Melly terpekik. Kupikir dia bertahan, tapi ternyata tidak.

“Lanjutin Ndy, enak banget.. ohh.. kamu hebat sekali”, bisiknya pelan.
Ada sekitar 20 menit dalam posisi kesukaanku ini dan aku tidak tahan lagi mau keluar.
“Bu.. aku keluar ya”, kataku.
“Ayo sama-sama aku juga mau”, balasnya disela erangan kenikmatannya.

Dan.. ohh aku lagi-lagi memuncratkan sperma ke dalam vaginanya yang diikuti erangan puas dari Bu Melly. Aku memeluk dengan kencang dari belakang, lama kami menikmati sensasi multi orgasme ini. Sangat indah karena posisi kami berpelukan juga menunjang.

Kulihat dicermin kupeluk Bu Melly dari belakang dengan kedua tangan memegang dua bukit kembarnya sambil merangkul leherku dan yang lebih indah, aku belum mencopot si Mr. Happy.. ohh indahnya.

Selesai mandi bersama kamipun memesan makan. Selesai makan kami kembali kekantor dengan mobil sendiri-sendiri. Sore hari dikantor seperti tidak ada kejadian apa-apa. Sebelum jam pulang Bu Melly memanggilku lewat sekretarisnya. Duduk menghadapi sangat terasa kalau suasananya berobah, tidak seperti kemarin-kemarin. Sekarang beraroma cinta.

“Ndy, kamu mau kan kalau di kantor kita tetep wajar wajar layaknya atasan sama bawahan ya. Tapi kalo diluar aku mau kamu pengukuran seperti suamiku ya”, katanya tersenyum manja.
“Baik Bu cantik”, sahutku bergurau.
Sebelum keluar dari ruangannya kami masih sempat berciuman mesra.

Sejak itu aku resmi jadi suami simpanan bos ku. Tapi aku menikmati karena aku juga jatuh cinta dengan wanita cantik idaman hati ini. Sudah setahun hubungan kami berjalan tanpa dicurigai siapapun karena kami bisa menjaga jarak jika di kantor.

Joker338